
Kredit Produktif vs Konsumtif: Kenali Bedanya Sebelum Mengajukan
Kredit menjadi salah satu solusi keuangan yang banyak dimanfaatkan masyarakat, baik untuk mendukung usaha maupun memenuhi kebutuhan pribadi. Namun tidak semua kredit memiliki tujuan yang sama. Secara garis besar, kredit terbagi menjadi dua jenis: produktif dan konsumtif.
Kredit Produktif
Kredit produktif digunakan untuk mendukung usaha sehingga menghasilkan pendapatan. Contohnya modal usaha dan kendaraan operasional, seperti motor untuk kebutuhan pengantaran barang.
Manfaat kredit produktif antara lain:
Kredit Konsumtif
Kredit konsumtif digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau rumah tangga yang bersifat konsumtif, seperti membeli gadget, liburan, dan fashion.
Manfaat kredit konsumtif antara lain:
Jaga Rasio Cicilan Anda
Pastikan kredit Anda tetap aman dengan menjaga total cicilan di bawah 30% dari penghasilan, mengutamakan kebutuhan pokok, serta tetap memiliki dana darurat. Tanpa pembagian ini, risiko keuangan akan meningkat.
Ambil Kredit Bukan Soal Bisa atau Tidak, Tapi Tepat atau Tidak!
Sebelum mengajukan kredit, pastikan kreditmu memenuhi tiga hal berikut:
Dengan memahami perbedaan kredit produktif dan konsumtif, serta menjaga rasio cicilan yang sehat, Anda bisa mengambil keputusan kredit yang lebih bijak dan bermanfaat untuk masa depan finansial Anda.
|
Dapatkan berita & pembaruan terbaru
|
|